Rabu, 22 Mei 2013

Jam Kerja Organ Tubuh



Organ tubuh kita ternyata  memiliki semacam jam kerja,  dan masing-masing memliki jadwal kerja dan istirahat selama 24 jam dalam kehidupan kita.

Banyak sekali orang yang masih sering begadang yang pada akhirnya banyak timbul penyakit akibat kebiasaan begadang itu. Atau banyak anak yang susah tidur dan sering mengantuk dalam pelajaran di sekolah. Hal-hal seperti itu disebabkan karena mereka kurang memiliki pemahaman terhadap jam kerja organ tubuh kita. Organ tubuh kita mempunyai jam kerja sendiri–sendiri. 
Setiap Organ tubuh memiliki waktu piket. Menurut ilmu Traditional Chinese Medicine (TCM), ada 12 organ utama dalam tubuh kita, yakni paru-paru, usus besar, lambung, limpa, jantung, usus kecil, kantung kemih, ginjal, selaput jantung, tiga pemanas, kandung empedu, dan hati. Untuk itu mari kita perhatikan jadwal berikut :
Jam 07.00 - 09.00 adalah jam kerja bagi lambung, pada jam ini stamina lambung kuat.  sebaiknya makan pagi untuk proses pembentukan energi tubuh sepanjang hari. Bagi yang tidak ada masalah dengan lambung, minum jus atau ramuan sebaiknya sebelum sarapan pagi, perut masih kosong sehingga zat yang berguna segera terserap tubuh.
Jam 09.00 - 11.00 adalah jam kerja organ limpa, pada jam ini stamina limpa kuat. Organ limpa bertugas mengangkut cairan nutrisi untuk energi pertumbuhan.Bila pada jam-jam ini mengantuk, berarti fungsi limpa lemah. Solusinya adalah kurangi konsumsi gula, lemak, minyak dan protein hewani.
Jam 11.00 - 13.00 adalah jam kerja organ jantung, pada jam ini stamina jantung kuat dan sangat disarankan untuk beristirahat pada jam-jam ini untuk cadangan setengah hari berikutnya. Hindari panas dan olah fisik, ambisi dan emosi terutama pada penderita gangguan pembuluh darah.
Jam 13.00 - 15.00 adalah jam istirahat untuk organ hati. Pada jam ini stamina hati sedang lemah, apabila orang tidur, darah merah berkumpul dalam organ hati dan terjadi proses regenerasi sel-sel hati. Apabila fungsi hati kuat maka tubuh kuat untuk menangkal semua penyakit.

Jam 15.00 - 17.00 adalah jam istirahat untuk organ paru-paru. Pada jam ini stamina paru paru lemah, diperlukan istirahat, tidur untuk proses pembuangan racun dan proses pembentukan energi paru-paru.

Jam 17.00 - 19.00 adalah jam kerja organ ginjal karena pada jam ini stamina ginjal kuat, saat yang baik untuk belajar karena pada saat ini terjadi proses pembentukan sumsum tulang dan otak serta kecerdasan.

Jam 19.00 - 21.00 adalah jam istirahat untuk organ lambung sebab pada jam ini stamina lambung sedang lemah sebaiknya tidak memakan makanan yang susah dicerna atau lama dicerna dan disarankan untuk lebih baik sudah berhenti makan.
Jam 21.00 - 23.00 adalah jam istirahat untuk organ limpa sebab pada jam ini stamina limpa sedang lemah, terjadi proses pembuangan racun dan proses regenerasi sel limpa. Pada jam-jam ini sebaiknya istirahat sambil bersantai untuk menenangkan jiwa sehingga daya tahan tubuh bisa meningkat.

Jam 23.00 - 01.00 adalah jam istirahat untuk organ jantung sebab pada jam ini stamina jantung lemah, pada saat ini sebaiknya sudah beristirahat tidur. Jika masih diteruskan bekerja atau begadang akan melemahkan fungsi jantung.

Jam 01.00 - 03.00 adalah jam kerja organ hati sebab stamina hati sedang kuat. Terjadi proses pembuangan racun/limbah hasil metabolisme tubuh. Apabila ada gangguan fungsi hati tercermin pada kotoran dan gangguan mata. Apabila ada luka dalam akan terasa nyeri.

Jam 03.00 - 05.00 adalah jam kerja organ paru-paru sebab stamina paru-paru sedang kuat, terjadi proses pembuangan limbah/racun pada organ paru-paru, apabila terjadi batuk,bersin-bersin dan berkeringat menandakan adanya gangguan fungsi paru-paru. Sebaiknya digunakan untuk olah nafas untuk mendapatkan energi paru yang sehat dan kuat.

Jam 05.00 - 07.00 adalah jam kerja usus besar yang sedang kuat-kuatnya, sehingga disarankan untuk BAB di pagi hari secara teratur.

Setelah kita mengetahui jam kerja di atas dimana pada jam–jam terntenu ada organ yang kuat bekerja dan lemah bekerja. Maka marilah kita untuk mulai menjaga kesehatan organ tubuh kita. Mulai kurangi kebiasaan–kebiasaan yang dapat melemahkan fungsi organ tubuh kita

Kamis, 16 Mei 2013

Radiasi Handphone

Di era globalisai ini kebutuhan informasi sudah menjadi hal  yang tidak asing lagi dimana kita dapat melakukan komunikasi dimana pun dan dengan siapapun di belahan bumi ini, semakin hari semakin banyak alat telekomunikasi terutama Handphone dengan merk dan harga yang bervariasi, para distributor Handphone sering mengabaikan standar kesehatan bagi pengguna atau konsumen Handphone itu sendiri, sehingga banyak di temukan kasus dimana Handphone menimbulkan ancaman yang serius bagi kesehatan kita, sudah saatnya kita sadar akan bahaya Radiasi yang ada pada Handphone sehingga kita terhindar dari bahayanya, bagaimana kita menghindarinya berikut saya berikan Tips menggunakan Handphone : 
1. Jauhkan handset setidaknya 2 sampai 7 inci dari kepala Anda atau gunakan loudspeaker (pengeras suara). Ini mengurangi transmisi radiasi elektro-magnetik ke otak secara signifikan.
2. Jangan menyimpan ponsel dekat dengan kepala anda ketika tidur. Matikan ponsel Anda di malam hari atau tetap berada 1,80 meter atau 6 meter dari kepala Anda.
3. Jika ponsel tetap di saku terus letakaan posisi atas telepon genggam Anda ke arah bawah sehingga antena menjauh dari Anda.
4. Jangan menggunakan ponsel jika hamil. Organ berkembang dari janin atau anak adalah yang paling sensitif terhadap efek yang mungkin timbul dari paparan radiasi elektromagnetik (EMR).
5. Hindari penggunaan ponsel dalam ‘benda-benda logam’ seperti Kendaraan, Elevator, Pesawat, Kereta Api dan jenis lainnya kontainer logam seperti meningkatkan EMR itu.
6. Hindari menggunakan headset kabel. Dengan headset biasa Anda mendapatkan 3 kali EMR lebih banyak dibanding jika Anda memegang ponsel secara langsung
7.Anakanak di bawah 15 tahun disarankan tidak menggunakan ponsel karena dapat memperbesar sang anak terkena tumor otak.Saat ini tumor otak adalah penyebab utama kedua kematian pada anak.
8. Jauhkan ponsel dari bayi yang baru lahir. perjalanan EMR melalui otak anak-anak jauh lebih mudah karena tengkorak tipis dan meningkatkan resiko kanker.
9. Hindari meletakkan ponsel di saku celana Anda – karena radiasi yang timbul dapat mempengaruhi kesuburan Anda.
10. Ketika membeli ponsel – carilah ponsel dengan SAR rendah atau Nilai Absorpsi Spesifik. Semakin rendah tingkat SAR akan semakin aman penggunaannya. 

Demikian kiranya tips-tips menggunakan ponsel (HP) yang sehat dan aman. Semoga berguna bagi kehidupan Anda